Kajian Akbar Baper FKI ISMA

Selasa, 22 Mei 2018 10:30 WIB

Di era zaman now, tidak jarang kita mendengar kata “baper” yang merupakan singkatan dari bawa perasaan. Kali ini LSO FKI ISMA memberikan makna berbeda dari kata baper, yaitu bawa perubahan. Makna baru dari kata baper ini disampaikan dalam kajian akbar bertajuk “Pemuda Baper (Bawa Perubahan) Zaman Now”.

Kajian akbar sendiri merupakan salah satu program kerja tahunan dari LSO FKI ISMA. Namun pada tahun ini, LSO yang diketuai oleh Rasyid Ridho (2015) ini bekerja sama dengan BEM menjadikan kajian akbar ini serangkaian dari acara puncak ulang tahun FK UMM yaitu Modisco 16.

Kajian akbar ini diadakan pada Kamis, 10 Mei 2018 pukul 08.00 di Masjid AR. Fachruddin. Tak hanya diikuti oleh mahasiswa dan staff dari FK UMM saja, kajian ini terbuka untuk umum, dihadiri oleh sekitar 800 peserta. Tampak sekali antusias dari para peserta kajian akbar yang diketuai oleh Danis Pratama (2015) ini.

Acara dimulai dari pembukaan sambutan dari Wakil Dekan III, dr. Indra Setiawan, Sp. THT, kemudian materi kajian yang disampaikan oleh Ustadz Fadlan Garamatan. Beliau merupakan seorang ustadz dari Papua yang telah meng-Islamkan sekitar 220 suku di Papua. Materi berlangsung selama 60 menit dan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab selama 40 menit, kemudian ditutup dengan pembacaan doa.

Acara berlangsung dengan lancar. Dari acara ini, FKI ISMA bertujuan untuk mendongkrak semangat dakwah dan semangat ber-Islam pemuda di era digital ini.

“Harapannya kajian akbar ini bisa terus terselenggara setiap tahunnya, dengan mendatangkan ustadz-ustadz yang luar biasa.” ujar Rasyid Ridho. (yna)

Shared: