Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang

Program studi Pendidikan fakultas Kedokteran (FK) universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar “Sumpah Dokter Angkatan 34 periode 2 tahun akademik 2017/2018” di auditorium Kampus II UMM, Sabtu (13/1/18). Pengambilan sumpah yang sudah digelar 34 kali sejak berdirinya FK-UMM tahun 2001 M. Sumpah dokter ini merupakan hasil dari rapat Yudisium dokter dan hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UMKPPD) periode November 2017 yaitu Ujian OSCE (Objective-structured Clinical Examination) dan Ujian CBT (Computer-based Test), dari hasil itulah terbuatnya Surat Keputusan Dekan FK-UMM Nomor E.6.r/079/FK-UMM/I/2018 tentang Penetapan Lulusan Dokter. Sebanyak 13 mahasiswa yang terdiri dari 5 perempuan dan 8 laki laki dilantik dan disumpah sebagai dokter. Selain itu, dalam Sumpah dokter tersebut diberikan penghargaan kepada 3 Dokter dengan nilai UKMPPD tertinggi yaitu pertama  Zahrotul Hasanah Harum dengan nilai OSCE 89.57, nilai CBT 84.00 berasal dari Kota Malang, tertinggi kedua diraih oleh Aldilasani Firdhausahadi dengan nilai OSCE 85.47, nilai CBT 81.50, berasal dari Kabupaten Bojonegoro, dan tertinggi ketiga diraih oleh Nasrul An Nafiq dengan nilai OSCE 84.66 dan nilai CBT 81.00 berasal dari kabupaten Banyuwangi. 

 

Amanat Dekan

Dr. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD selaku Dekan FK-UMM mengawali sambuta dengan mengucapkan terimakasih kepada beberapa rumah sakit jejaring dengan FK-UMM sehingga pelantikan dan pengambilan sumpah  pagi itu berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan Selamat dan Sukses kepada 13 dokter baru yang telah berhasil menempuh study Pendidikan dokter di FK-UMM, proses kelulusan yang dilalui oleh calon dokter  cukup berat, karena tidak cukup hanya menyelesaikan profesi dokter di rumah sakit Pendidikan tetapi harus lulus di uji kompetensi secara Nasional (UKMPPD) yang dilakukan secara nasional dan serentak semua perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia, sehingga dengan demikian tidak ada perbedaan antara lulusan perguruan tinggi negeri maupun swasta, “Setiap lulus dokter berarti mereka sudah sesuai dengan kompetensinya, tidak ada lagi perbedaan,” terangnya.

Bapak Dekan berpesan kepada para dokter baru tersebut untuk menjalankan tugas  secara professional, yang amanah, yang menerapkan profesi kedokteran sesuai ilmu, “menerapkan sesuai sumpah yang barusaja kalian ucapkan” tandasnya. Sebelum menutup pidatonya, pesan lanjutannya adalah untuk menjaga nama baik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image