Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang
Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang

Pelatihan Dokter Pendamping Program Internsip Dokter Indonesia (Pidi)

Author : Administrator | Senin, 10 Desember 2012 07:32 WIB


Gambar 1 : Kegiatan Pelatihan Dokter Pendamping PIDI


Gambar 2 : Suasana Pelatihan Dokter Pendamping PIDI
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran yang menggunakan kurikulum berbasis kompetensi harus menjalani program internsip yang dilaksanakan oleh Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI).

Lulusan Dokter FKUMM belum ada yang mengikuti program internsip, jelas dekan FKUMM dr Irma Suswati M.Kes pada saat memberikan sambutan, FKUMM menjalankan program KBK pada tahun 2007 dan baru meluluskan ditahun 2013. dr Absor M.Kes juga menjelaskan bahwa program pelatihan dokter pendamping merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah disepakati antara PP  Muhammadiyah dengan KIDI, sebagai pimpinan MPKU PWM Jatim berharap  bahwa amal usaha Muhammadiyah dapat dipergunakan sebagai wahana internsip, untuk itu AUMKES harus mempersiapkan diri baik sumber daya manusia melalui pelatihan dokter pendamping maupun melengkapi sarana prasarana sesuai yang dibutuhkan untuk internsip. dr Priyono Satyabhakti, MS, MPH yang mewakili KIDI Pusat juga menjelaskan bahwa internsip merupakan program pemerintah bagi dokter lulusan fakultas kedokteran, internsip dipergunakan sebagai wahana kemandirian bagi dokter lulusan KBK.

Pelaksanaan internsip di RS tipe C atau D dan Puskesmas selama satu tahun. Dokter yang menjalani internsip harus sudah lulus UKDI, sudah mendapatkan sertifikat kompetensi dokter dan surat ijin praktek internsip.

Pelatihan dokter pendamping dilaksanakan selama tiga hari penuh mulai pagi jam 8.00 sd malam jam 21.00 selama 40 jam, kegiatan berupa tatap muka, diskusi kelompok dan presentasi kelompok. Peserta pelatihan ini diikuti 20 AUMKES  17 RSM Jawa Timur, 1 RSM Sumatera Utara, 1 RSM Makasar, 1 RSM Jakarta. Jumlah Peserta pelatihan 39 dokter umum maupun spesialis. Narasumber yang memberikan materi berasal dari PIDI propinsi. Peserta pelatihan sangat antusias saat mengikuti seluruh kegiatan pelatihan, hal ini disebabkan komitmen dari seluruh AUMKES untuk mendukung program pemerintah serta manfaat nantinya yang dirasakan bagi AUMKES. Harapannya AUMKES dapat berkembang dan dipercaya oleh masyarakat.

Pada saat penutupan Prof Mulyohadi Ali juga menjelaskan bahwa KIDI Pusat yang selama ini melatih layanan kesehatan milik pemerintah, ternyata pihak lain selain pemerintah yang ikut memikirkan program pemerintah internsip ini adalah Muhammadiyah dan POLRI serta TNI, namun kegiatan pelatihan dokter pendamping PIDI yang sudah dilaksanakan baru Muhammadiyah. Pada awal bulan Oktober 2012 pelatihan dokter pendamping PIDI dilaksanakan di FK UM Yogyakarta dan bulan Desember 2012 ini dilaksanakan di FK  UMM Malang.
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image