Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang
Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang

PERTEMUAN DEKANAT FKUMM DENGAN ORANG TUA

Author : Administrator | Rabu, 08 Agustus 2012 09:18 WIB
PD1 dr. Meddy Setiawan SpPD sedang memberikan materi Sistem Pembelajaran FKUMM

Peserta Pertemuan Orang Tua

Orang tua atau wali calon mahasiswa FKUMM bertemu bersama dengan dekanat dan dosen FK UMM. Pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi membahas tentang sistem pembelajaran, keuangan dan kemahasiswaan. Keberhasilan anak didik merupakan tanggungjawab bersama  antara fakultas dan dukungan orang tua. Menurut dekan FKUMM pertemuan ini merupakan pertemuan rutin yang dilakukan oleh FK UMM baik bagi calon mahasiswa yang diterima reguler maupun cadangan. Pertemuan orang tua dan dekan ini akan ditindaklanjuti tiap semester ganjil. Jika hasil yang dicapai oleh mahasiswa dalam satu tahun proses pembelajaran indeks prestasi kumulatif (IPK) yang diperoleh kurang dari 2,00 maka orang tua wali akan diundang kembali untuk bersama-sama saling evaluasi putra-putrinya dan mencari solusi agar dapat meningkatkan IPKnya dan menyelesaikan program studi kedokteran tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut beberapa orang tua menanyakan tentang pembelajaran di FKUMM, seperti yang ditanyakan oleh Bapak Latif yang menanyakan tentang sistem ujian yang diberlakukan di  FKUMM serta pertanyaan dari Bapak Susanto tentang UKDI. FKUMM telah terakreditasi B sehingga penyelenggaraan ujian dilakukan oleh FKUMM, komponen ujian di tahap akademik berupa nilai Ujian Tengah Blok, Ujian Akhir Blok, nilai tutorial, nilai praktikum dan nilai skills, sedangkan komponen ujian di tahap profesi meliputi nilai keseharian atau kepaniteraan klinik, nilai ujian OSCE, nilai presentasi dan responsi yang diujikan bersama oleh FKUMM dan Rumah Sakit Pendidikan tempat pelaksanaan Kepaniteraan Klinik. Sedangkan untuk UKDI merupakan ujian yang dijalani oleh lulusan dokter yang telah menyelesaikan proses pembelajaran di tahap akademik dan tahap profesi, UKDI merupakan uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Komite Bersama UKDI dan diikuti oleh dokter lulusan dari FK PTN maupun PTS, lulus UKDI akan mendapatkan sertifikat kompetensi dan terregister di Konsil Kedokteran Indonesia. Surat Tanda Registrasi (STR) digunakan untuk mengurus Surat Ijin Praktek sehingga lulusan dapat praktek dokter mandiri, demikian penjelasan dari dr. Irma Suswati, MKes Dekan FKUMM.
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image