Pleno Akbar Program Elektif II 2020 Sukses Terselenggara

Sabtu, 11 April 2020 15:02 WIB

Situasi pandemi yang mengharuskan masyarakat Indonesia untuk melakukan social distancing tidak menghalangi semangat Encephalon, mahasiswa angkatan 2017 FK UMM, untuk menyelenggarakan  Pleno Akbar Program Elektif II tahun 2017. Dengan segala keterbatasan yang ada, pleno dalam bentuk webinar yang mengangkat tema “Raising Awareness of Mental Health in Medical Students” sukses dilaksanakan secara daring. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 April 2020 dan dihadiri oleh jajaran dekanat FK UMM, Dr. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD, FINASIM; dr. Mochammad Ma'roef, Sp.OG; dr. Sri Adila Nurainiwati, Sp.KK; dr. Indra Setiawan, Sp.THT-KL; dan  koordinator Program Elektif II dr. Anung Putri Illahika, M.Si dan para staf pengajar lainnya, serta diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2017.

Pemateri webinar Pleno Akbar Program Elektif II kali ini ialah dr. Frilya Rachma Putri, Sp.KJ (K) yang merupakan dokter spesialis kedokteran jiwa yang concern pada psikiatri anak dan remaja, yang juga dosen di FK Universitas Brawijaya. Dipandu oleh dr. Yusrin Aulia sebagai moderator, materi yang dipaparkan oleh dr. Frilya berjudul “Prespective Building of Mental Health with Comprehensive Approach”. dr. Frilya menyampaikan, isu kesehatan mental sejatinya masih mendapatkan stigma negatif di kalangan masyarakat. Padahal dimensi kesehatan tidak hanya dinilai dari segi fisik saja akan tetapi segi kejiwaan juga turut berperan. Sayangnya, banyak orang-orang beranggapan bahwa orang dengan gangguan jiwa kerap kali dicap dengan pandangan buruk.

Gangguan jiwa sangat mungkin terjadi pada mahasiswa pendidikan kedokteran karena beban kurikulum dan kelulusan yang berat sehingga tak jarang menimbulkan stresor-stresor yang memicu masalah gangguan jiwa di kemudian hari. Untuk itu, sebagai mahasiswa pendidikan dokter harus bisa mengendalikan stress, salah satunya dengan teknik relaksasi. Tak hanya itu, beliau juga menyampaikan bahwa kondisi pandemi seperti ini dapat memicu gangguan jiwa. Sebagai mahasiswa pendidikan dokter, kontribusi yang bisa diberikan dalam mengatasi masalah ini adalah dengan memberikan psikoterapi suportif berupa  konseling, empati, dan reassurance pada lingkungan terdekat.

Materi yang disampaikan sangat menarik dan mendapat antusias dari peserta. Acara ini juga dimeriahkan dengan games yang seru berupa quiz seputar materi yang telah disampaikan.  Acara berlangsung dengan lancar. Semoga dengan terselenggaranya webinar dalam rangka Pleno Akbar Program Elektif II tahun 2020 ini, kita bisa memetik ilmu dan hikmah mengenai makna kesehatan jiwa. (yna)

 

Reporter: Volks Medico

Dokumentasi: Panitia

Shared: