Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) melanjutkan upaya penguatan mutu dengan mengadakan Lokakarya Peninjauan Perencanaan Pembelajaran 20 Departemen pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi lanjutan lokakarya hari sebelumnya yang bertujuan menyelaraskan kurikulum profesi dokter serta memperkuat implementasi pembelajaran berbasis capaian (Outcome-Based Education).

Diikuti oleh 20 kepala departemen, acara ini diawali dengan pembahasan mengenai pengembangan kurikulum profesi dokter yang disampaikan oleh dr. Gita Sekar Prihanti, M.Pd.Ked. bersama dr. Risma Karlina P., Sp.N., M.Biomed. Sesi ini menekankan pentingnya kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran, kebutuhan pelayanan kesehatan, serta standar pendidikan profesi dokter.

Selanjutnya, peserta melakukan review PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) Sistem Outcome-Based Education (OBE) sebagai bagian dari upaya menjamin mutu pendidikan profesi dokter di FK UMM. Melalui evaluasi tersebut, setiap departemen diajak memastikan siklus peningkatan mutu berjalan secara berkelanjutan.

Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh materi mengenai praktik penerapan kurikulum profesi dokter dalam sistem OBE yang disampaikan oleh Kepala Lembaga Inovasi Pembelajaran (LIP), Prof. Dr. Mohammad Syafiuddin, MM. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas strategi implementasi kurikulum, pengelolaan pembelajaran klinik, serta penguatan pencapaian kompetensi mahasiswa sesuai standar pendidikan kedokteran.

Sebagai penutup, seluruh peserta bersama-sama menyusun rekomendasi tindak lanjut yang akan menjadi acuan dalam penyempurnaan kurikulum profesi dokter di setiap departemen. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antar departemen sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran secara berkesinambungan. Melalui rangkaian lokakarya ini, FK UMM menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kurikulum profesi dokter yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada mutu. Hasil pembahasan dan rekomendasi yang telah disusun akan menjadi pijakan dalam mewujudkan pendidikan kedokteran yang unggul serta menghasilkan lulusan dokter yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.